Ka’bah Qolbu
{Walijo dot Com} Seorang Sufi besar,
yang bernama Muhammad bin Al Fadl
mengatakan :
“Aku heran pada orang yang mencari
Ka’bah-Nya di dunia ini. Mengapa
mereka tidak berupaya melakukan
musyahadat tentang-Nya di dalam Qalbu
mereka ? Tempat suci kadangkala
mereka capai dan kadangkala mereka
tinggalkan, tapi musyahadat bisa mereka
nikmati selalu. Jika mereka harus
mengunjungi batu, yang dilihat hanya
setahun sekali, sesungguhnya mereka
lebih harus mengunjungi Ka’bah Qalbu,
dimana Dia bisa dilihat 360 kali sehari
semalam.”
Pendakian Jiwa
{Walijo dot Com} (Jalaluddin Rumi –
Matsnawi III, 3901)
W A L I J O dot COM
Sufi, Makrifat, Tasawuf, Wira Usaha, serba-serbi,
Download, E-Book, Cheat, Games, Software
WWW.WALIJO.COM© 2010
Aku mati sebagai mineral dan menjadi
tumbuhan,
Aku mati sebagai tumbuhan dan muncul
sebagai hewan,
Aku mati sebagai hewan dan aku menjadi
Insaan.
Mengapa aku mesti takut ? Bilakah aku
menjadi rendah karena kematian ?
Namun sekali lagi aku akan mati sebagai
Insaan, untuk membumbung bersama para
malaikat yang direstui;
bahkan dari tingkat Malaikatpun
Aku harus wafat: Segala akan binasa kecuali
Allah.
Ketika Jiwa Malaikatku telah kukorbankan,
Aku akan menjadi sesuatu yang tak pernah
terperikan oleh pikiran.
Oh, biarkan aku tiada ! Karena Ketiadaan
Membisikkan nada dalam telinga,
“Sesungguhnya kepada-Nya-lah kita
kembali.”
[sumber: Ajaran dan Pengalaman Sufi –
Maulana Jalaluddin Rumi, terjemahan dari
Reynold A Nicholson]
W A L I J O dot COM
Sufi, Makrifat,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar